KERTAMUKTI, CIBITUNG – Pemerintah Desa Kertamukti melaksanakan rapat rutin Minggon Desa di Aula Kantor Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, pada Kamis (29/01/2026). Rapat yang menjadi wadah koordinasi antarperangkat desa ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kertamukti, Bapak Chrisna Soewandito, S.E.
Ada dua poin krusial yang menjadi pokok bahasan utama, yakni penanganan bencana banjir dan pemutakhiran data serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat.
1. Penanganan dan Antisipasi Banjir
Mengingat kondisi cuaca, Bapak Chrisna Soewandito, S.E. memberikan instruksi khusus terkait penanganan banjir di lingkungan desa. Beliau meminta seluruh jajaran RT dan RW untuk aktif memantau kondisi drainase dan segera melaporkan jika terjadi sumbatan yang berpotensi meluapkan air ke pemukiman.
"Kita harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat intensitas hujan tinggi. Saya minta koordinasi lapangan ditingkatkan agar titik-titik rawan banjir bisa kita tangani sedini mungkin," tegas Bapak Chrisna.
2. Penguatan Program Bantuan Sosial
Selain isu lingkungan, rapat kali ini juga membahas secara mendalam mengenai program bantuan sosial (Bansos). Pemerintah Desa berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh bantuan, baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun desa, dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Beliau juga menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat agar tidak terjadi tumpang tindih atau warga yang benar-benar membutuhkan justru terlewatkan.
"Terkait bantuan sosial, saya minta seluruh perangkat desa memastikan validasi data di lapangan dilakukan dengan jujur dan transparan. Kita ingin bantuan ini dirasakan manfaatnya oleh warga yang memang berhak, sesuai dengan prosedur yang berlaku," tambahnya.
Melalui Minggon Desa ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah desa dan masyarakat, baik dalam menjaga lingkungan dari bencana maupun dalam penguatan jaring pengaman sosial.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan sesi tanya jawab antara Kepala Desa dan para Ketua RW/RT mengenai kendala-kendala administratif maupun teknis di lapangan.