Kertamukti, 27 Januari 2026 – Desa Kertamukti kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Hari ini, Kepala Desa Kertamukti, Bapak Chrisna Soewandito, S.E secara langsung mendampingi perwakilan dari World Bank (Bank Dunia) dalam kunjungan lapangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Kertamukti.
Kunjungan ini merupakan bagian penting dari agenda "Kick Off Meeting Implementation Support Mission World Bank for ISWMP" (Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project).
Fokus Utama Kunjungan
Proyek ISWMP sendiri merupakan inisiatif berskala nasional yang bertujuan meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di wilayah perkotaan dan penyangga. Kehadiran tim World Bank di TPST Kertamukti bertujuan untuk:
* Meninjau Kesiapan Infrastruktur: Melihat langsung fasilitas pengolahan sampah yang ada di tingkat desa.
* Validasi Implementasi: Memastikan program ISWMP berjalan sesuai rencana teknis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
* Diskusi Strategis: Berdialog dengan pengelola TPST mengenai tantangan dan inovasi lokal dalam pemilahan serta daur ulang sampah.
Komitmen Kepala Desa
Dalam pendampingan tersebut, Bapak Chrisna Soewandito menyampaikan bahwa keterlibatan Desa Kertamukti dalam proyek ISWMP adalah langkah besar menuju desa yang lebih bersih dan mandiri secara ekologi.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari World Bank. Kehadiran tim misi ini memberikan motivasi bagi kami di tingkat pemerintahan desa untuk terus menyempurnakan sistem pengelolaan sampah di TPST Kertamukti agar menjadi percontohan bagi wilayah lain," ujar Kepala Desa.
Dampak Bagi Masyarakat
Dengan adanya dukungan teknis dan pengawasan dari World Bank melalui proyek ISWMP, diharapkan TPST Desa Kertamukti dapat:
* Meningkatkan kapasitas pengolahan sampah harian.
* Mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA.
* Menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat dan asri.
Kegiatan yang berlangsung hari ini berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi bersama para stakeholder terkait mengenai keberlanjutan operasional TPST ke depannya.